Polwiltabes Surabaya Bongkar Jaringan Narkoba Hongkong

Posted by admin On February - 23 - 2010

Sita 350 Gram Sabu dan 790 Ekstasi

SURABAYA – Unit II Satnarkoba Polwiltabes Surabaya kembali dapat tangkapan gede. Kali ini jajaran yang dipimpin AKP Suhartono itu menangkap jaringan narkoba dari luar negeri dengan rute Hongkong, Jakarta, Surabaya, dan Bali. Ditengarai, pemasoknya adalah Choi And, warga Hongkong yang sudah lama tinggal di Jakarta.

Memang sejak 11 hingga 16 Februari, Suhartono dan anak buahnya mengobok-obok Jakarta untuk membongkar jaringan tersebut. Hasilnya, seorang tersangka dan sabu seberat 2 ons diamankan. Tersangka yang ditangkap adalah Agung Christanto, 31, yang tak lain kurir Choi And. “Kami sekarang masih mengejar Choi And. Mudah-mudahan bisa tertangkap,” kata Kapolwiltabes Surabaya Kombespol Ike Edwin di mapolwil kemarin (22/2).

Ike menjelaskan, Agung yang warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ditangkap di Jalan Industri Raya, Jakarta Barat, pada Selasa (16/2) sekitar pukul 09.00. Dari tangan tersangka, polisi menemukan barang bukti 2 ons sabu-sabu kualitas terbaik. Warnanya lebih putih, bening, dan mengkilat.

Menurut pengakuan Agung, barang tersebut milik Choi And, WNA asal Hongkong yang sudah lama tinggal di Jakarta. “Tapi, dia (Agung, Red) tidak tahu alamat pasti bosnya itu,” kata mantan Kapolrestro Jakarta Pusat itu.

Jika dilihat dari ciri-ciri secara kasat mata, Ike menduga sabu tersebut diproduksi di Hongkong. Untuk kepastiannya, Polwiltabes Surabaya masih berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk mengetahui asal-usul sabu itu.

Ike menerangkan, penangkapan Agung berawal dari tertangkapnya tiga tersangka lain di Surabaya. Mereka adalah James Manugara, 36, warga Perum Cinta Kasih, Cengkareng, Jakarta Barat; Willianto, 45, warga Jalan Letda Tantular, Denpasar, Bali; dan Roni, 50, warga Babatan Pantai Kenjeran. Ketiganya ditangkap di dua tempat terpisah.

Pertama, polisi menangkap James di pertokoan Ramayana Bungurasih pada Selasa (9/2). Dari tangannya polisi menemukan 1,5 ons sabu senilai Rp 250 juta. James adalah kurir yang baru saja datang dari Jakarta. “Kami pesan barang itu dari JSN, orang Jakarta,” kata Kasatnarkoba Polwiltabes Surabaya AKP Eko Puji Nugroho.

Nah, pada Kamis (11/2) polisi juga menangkap Willianto, yang warga Bali. Saat tertangkap, Willianto sedang bersama Roni. Saat itu juga, anak buah Suhartono mengeler Roni di rumahnya di kawasan Babatan Kenjeran. Di sana aparat menemukan 790 butir ineks. “Benar-benar kebetulan. Ternyata, semua barangnya bersumber dari JSN,” ujarnya.

Tanpa menunggu terlalu lama, unit II langsung bergerak ke Jakarta untuk mengembangkan dengan target membekuk JSN. Setelah menyaru sebagai pembeli lagi, JSN ternyata menyerahkan ke bandar lain. Dia adalah Choi And.

Terjadilah kesepakatan antara dua pihak. Disepakati transaksi sabu 2 ons di Jalan Industri Raya. Ternyata, yang datang adalah Agung, kurirnya. “Sekarang kami masih mengembangkan pengusutan kasus ini ke Choi And,” kata Eko.

Alumnus Akpol 1993 itu mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk mengembangkan pengusutan kasus tersebut. “Doakan saja, mudah-mudahan kami bisa tuntas membongkar jaringan Hongkong, Jakarta, Surabaya, Bali ini,” imbuhnya.

Comments are closed.

VIDEO

Enter the video embed code here. Remember to change the size to 320 x 270 in the embed code.

TAG CLOUD

Sponsors